6 Tips Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Usaha Agar Lebih Mudah dan Efisien – Dalam memulai atau menjalankan sebuah usaha, tentu Anda harus membuat manajemen usaha Anda sebaik mungkin. Apabila proses perencanaan hingga operasional usaha Anda dapat terlaksana secara sistematis, maka usaha Anda bisa berjalan lancar dan terarah. Salah satu hal yang harusnya Anda perhatikan untuk bisa membuat bisnis Anda lebih terarah adalah mengatur keuangan usaha Anda. Bagaimana cara mengatur pengeluaran untuk modal usaha, aset usaha, bahan baku usaha, pajak, usaha, dan segala bentuk pengeluaran dan pendapatan Anda secara sistematis dan fisikal.

Baca juga: 8 Faktor Mengapa Pelanggan Suka Belanja Dі Toko Onlіne

6 Tips Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Usaha Agar Lebih Mudah dan Efisien

6 Tips Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Usaha Agar Lebih Mudah dan Efisien

Selain itu, dengan mengatur keuangan usaha, Anda bisa mengefisiensikan pengeluaran sehingga bisa meraih untung lebih banyak. Untuk itu, kemampuan dalam mengatur keuangan usaha mutlak diperlukan. Tapi, tenang saja. Jika Anda mengerti inti/poin dalam mengatur keuangan usaha maka Anda bisa dengan mudah merencanakannya, bahkan bisa dalam hitungan menit. Berikut ini tips bagaimana cara mengatur keuangan usaha yang terdiri dari 6 poin dasar sebelum Anda mulai merancang laporan keuangan Anda.

  1. Membuat Buku Kas

Buku kas sangat penting digunakan untuk mengatur keuangan usaha Anda. Pencatatan kas pengeluaran dan pendapatan bisa memperjelas bagaimana berjalannya bisnis Anda apakah mengalami keuntungan, tidak memiliki keuntungan, atau bahkan rugi. Buku kas jugalah yang bisa Anda gunakan sebagai bukti fisik dan rujukan apabila terjadinya kekeliruan informasi atau ketidaksesusiaan dalam usaha Anda.

  1. Mencatat Pengeluaran Kebutuhan

Mencatat pengeluaran kebutuhan usaha merupakah salah satu cara penting mengatur keuangan usaha. Catat semua pengeluaran kebuthuan bahan baku usaha, pajak usaha, pengeluaran tenaga kerja, biaya transportasi, pengadaan aset usaha, dan promosi usaha. Usahakan semuanya tercatat secara jelas sehingga Anda bisa merencakan pengeluaran Anda tetap pada batas normal sesuai modal awal Anda.

Baca juga : Cara Tepat Membesarkan Bisnis Tanpa Promosi Melalui Iklan

  1. Mencatat Pendapatan Kotor

Catatlah pendapatan kotor Anda setiap bulan untuk mengetahui berapa saja total penjualan selama satu bulan. Berapa pendapatan kotor yang bisa Anda dapatkan dari usaha Anda. Tentu jika itu masih pendapatan kotor, maka bisa berkurang sewaktu-waktu akibat adanya penghitungan ulang secara bersih.

  1. Mencatat Pendapatan Bersih

Langkah selanjutnya bagaimana cara mengatur keuangan usaha yang benar adalah menghitung pendapatan bersih. Setelah mengetahui berapa pendapatan kotor Anda dan pengeluaran Anda maka Anda bisa mendapatkan nilai dari pendapatan bersih. Jika pendapatan bersih Anda sesuai dengan perhitungan keuntungan awal usaha, maka bisnis Anda bisa dikatakan berjalan dengan lancar.

  1. Kurangi Pengeluaran Tidak Perlu

Jika Anda memulai sebuah usaha baru, tentu terkadang pengeluaran di lapangan tidak sesuai dengan perencanaan pengeluaran awal yang Anda buat. Hal tersebut sangatlah wajar. Namun jika Anda lebih matang merencanakannya, maka hal seperti itu akan lebih sedikit terjadinya. Untuk mengatur keuangan usaha Anda, cobalah untuk mengurangi pengeluaran tidak perlu. Pastilah ada saja kebutuhan tidak terduga yang nantinya akan menghampiri Anda ketika memulai sebuah usaha.

  1. Tambahkan Modal Untuk Mendukung Meningkatnya Usaha

Jika Anda merasa bahwa keuntungan Anda sesuai atau lebih dari target perencanaan awal, maka cobalah untuk menambah modal Anda. Tambahlah jumlah produksi Anda untuk menambah pendapatan usaha Anda. Tentu dengan modal yang lebih banyak, harapannya bahwa pendapatan yang didapatkan akan lebih banyak pula.

Baca juga : Aplikasi Yang Menghasilkan Uang Terbaik Saat Ini

Itulah keenam tips cara mengelola keuangan usaha dengan lebih mudah dan terarah. Jika Anda merasa kurang pandai dalam menghitung angka-angka, Anda bisa menggunakan jasa pengelola keuangan atau akuntan publik yang memang memiliki kemampuan di bidang itu. Resikonya, Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk menyewa jasa akuntan yang biasanya memiliki harga yang disesuaikan dengan jumlah aset usaha Anda. Semoga informasi ini bermanfaat…