Home » Customer Service » Sejarah Dan Perkembangan Customer Service Dari Tahun Ke Tahun

Sejarah Dan Perkembangan Customer Service Dari Tahun Ke Tahun

Semuanya dimulai dengan perdagangan, yang ditemukan oleh manusia sejak dini. Pada 3000 SM, manusia memulai misi panjang perdagangan waterbound dan, seperti yang mungkin Anda duga, mereka memiliki beberapa ide tentang bagaimana situs slot terpercaya 2022 memperlakukan pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka dengan produk khusus serta teknik pemasaran yang agak baru. Awal era industri membawa tantangan baru yang luas dari basis pelanggan yang kemungkinan besar tidak akan pernah ditemui oleh pemilik secara langsung. Internet membuat masalah itu lebih ekstrem tetapi juga menawarkan peluang baru untuk menjembatani kesenjangan. Berikut adalah sejarah singkat tentang beberapa pencapaian dalam Customer Service.

Sejarah Dan Perkembangan Customer Service Dari Tahun Ke Tahun

Pada tahun 1760-1820, Konsep “skala” dan kebutuhan akan tim layanan pelanggan muncul sebagai akibat dari revolusi industri.

Pada tahun 1776, Wealth of Nations karya Adam Smith diterbitkan dan dengan itu muncul gagasan dasar tentang persaingan di pasar.

Pada tahun 1868, Watkins Liniment dikenal sebagai perusahaan pertama yang menawarkan daftar akun jaminan uang kembali.

Pada tahun 1876, Alexander Graham Bell mematenkan telepon listrik, memungkinkan layanan pelanggan untuk mengambil langkah maju. Dengan menggunakan telepon, pelanggan dapat menghindari kebutuhan untuk melakukan perjalanan jarak jauh untuk mendapatkan informasi produk atau perbaikan.

Pada tahun 1888, Almon Strowger menemukan pertukaran telepon otomatis elektromekanis. Akibatnya, pada tahun 1894 pelanggan dapat langsung menghubungi perusahaan untuk mengajukan permintaan, mengumpulkan informasi, memesan, mengatur pengiriman, atau mendaftarkan keluhan. Ini tetap menjadi cara standar untuk layanan pelanggan di seluruh dunia selama lebih dari lima puluh tahun, hingga paruh kedua abad ke-20.

Pada tahun 1960-an, Private Automated Business Exchanges (PABX) mulai digunakan untuk menangani panggilan dalam jumlah besar. Ini secara bertahap menjadi “pusat panggilan” yang kita kenal, kantor-kantor besar di mana sejumlah besar operator menangani percakapan pelanggan di satu lokasi.

Pada tahun 1967, AT&T memperkenalkan Nomor 1-800. Ini mewakili cara tercepat dan paling hemat biaya bagi konsumen untuk berkomunikasi dengan perusahaan pilihan mereka mengenai produk dan layanan tertentu.

Pada tahun 1970-an, teknologi Interactive Voice Response (IVR) yang dapat digunakan mencapai pasar. Hal ini menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam teknologi hard drive yang pada gilirannya memungkinkan departemen dukungan pelanggan untuk menyimpan pidato digital pada disk, serta memutar pesan yang terdaftar sebelumnya dan memindahkan pelanggan melalui pohon telepon yang rumit berdasarkan tanggapan mereka.

Pada tahun 1983, istilah “Call Center” dibuat.

Pada tahun 1989, outsourcing call center ke negara-negara seperti India menjadi praktik standar bagi banyak perusahaan yang mencari strategi yang lebih hemat biaya. Namun, metode ini akan segera menjadi bumerang karena semakin banyak konsumen mengharapkan tingkat layanan pelanggan yang lebih tinggi.

Pada tahun 1990, Help Desk muncul saat Computer Telephony Integration (CTI) digabungkan dengan teknologi IVR untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku pelanggan melalui sistem telepon.


Leave a comment

Your email address will not be published.